Love Letter #7 _ Selamat Jalan, July...

Tuhan memang tau mana yang terbaik untuk ciptaannya,, dia tau yang terbaik untukmu,, entah harus memulai dari mana tulisan ini harus dimulai...
Aku mungkin bukan teman terdekatmu,,, tapi kita telah kenal hampir 10 tahun... bukan hanya sekedar kenal dengan hanya mengucapkan 'Hai!"... tapi kita lebih dari Tawa dan Tangis....
Kamu mungkin bukan sosok yang dekat denganku,,, Tapi,,, selama ini, kau selalu berhasil membuat aku dan semua teman disekitamu bisa tersenyum sampai ada yang tak bisa menahan untuk tertawa...
Kau pintar teman membuat duka berubah menjadi sebuah senyuman,,,
Aku dan Kamu mungkin hingga kini belum pernah saling berbicara dari hati kehati,,,,
Tapi,, satu pelukan sudah cukup untuk saling mengutarakan isi hati yang ada... tanpa kata hanya sebuah pelukan,,,,
Dan ketika aku membaca pesan terakhir tentangmu kemarin lalu,,, yaa sampai saat ini aku merasa kamu masih ada.., kita belum pernah bertemu lagi setelah sekian tahun,, dengan 'gampangnya' kau berjalan terlebih dahulu tanpa menoleh lagi kawan...
Dan seakan semuanya berputar balik,, incognito ku mulai berputar,,,
Dan satu yang tak pernah terlewat, senyum dan tawamu teman...
Entah hanya itu yang aku bisa bayangkan,,, karena aku baru sadar, fotomu tak cukup untuk mengobati meski rindu mulai ingin bersapa...
Dan,, iya...,
"Tidak Ada tempat yang Indah, melainkan Kenangan Terbaik seorang sahabat yang ditempatkan Selalu di Dalam hati sahabat lainnya,,,"
Aku tak bisa menuliskan kata-kata indah sebaik sang sastrawan,,, untuk menggambarkan perasaan kehilangan ini,,
Iya teman, aku merasa kau masih ada, hingga air mata tak kunjung datang,, bukan karena kita tak sedekat seperti saudara kembar, tapi aku tak tau bagaimana caranya agar aku bisa merasakan kalau kini,, kau sudah ditempat yang indah.,,
Maaf teman, aku tak punya apa-apa untuk diberikan kepadamu yang sedang duduk manis disana,,
Hanya Do'a yang selalu kuhadiahkan, ketika terbesit wajahmu dimataku,,,
Kenangan itu selalu ada July.. terimakasih untuk setiap senyuman yang kau berikan disaat pertama kali kita berkenalan...
Terima kasih Nurjuliyani... terimakasih coretan kisahnya...
Hanya ini yang bisa aku berikan...
Persembahan terkahir untukmu

Komentar