COrAT cOrET #15 - "secarik kertas, untuk kisah di tengah malam di tengah kota"
pada tanggal
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
"hidup itu berat kawan..
tak kiau kirakah..
diluar kehidupanmu ini, ada jiwa lain yang hanya bisa merasakan desiran angin dimalam gelap ???..
yang hanya tau jumlah bintang yang mereka lihat melalui atap tembus cahaya,,???
bersyukurlah kawan,,
pada
kehidupanmu yang masih bisa menikmati indahnya bintang dari atas atap
yang di hiasi cahaya lampu dan warna cat yang sedikit mengelupas,,,"
---- Hidup itu indah jika kita syukuri :) ----
kata-kata yang terangkai lahir dari cerita pengalaman baru jadi bolang tengah malam,,
menjadi
tukang order nasi bungkus hanya untuk satu malam di 6 malam dalam satu
minggu, special hanya untuk orang-orang pinggiran, yang hanya bisa
menikmati angin asli tanpa listrik di malam yang masih basah oleh
hujan..
yups,, kegiatan berbagi nasi yang menamakan diri sebagai
@berbaginasiSMG (nama di jejaring sebelah), yang beranggotakan anak-anak
yang Gue pun tak tau apakan penah merasakan malam minggu bersama si belahan jiwa " katanya",, tapi Gue yakin, ada kok, tetapi jadwalnya diganti tiap hari minggu,, :D *oke skip!!
awalnya
sih,, cuman mau buat 1 kalimat saja untuk menggambarkan cerita apa yang
di dapat, tapi yang lahir malah 2 paragraf diatas dan kalimat
selanjutnya yang relatif panjang juga ternyata,, (gak kaget kok, jadi
santai)
karena memang mungkin gak cukup kali ya hanya digambarkan
satu kalimat, atau mungkin udah ada kata yang pas,, paaaasss banget buat
satu kalimat, tapi gak tau entah kecantol dimana itu kata-kata, jadinya
lahirlah tulisan panjang yang memakan kata-kata yang dirangkai
sedemikian rupa ini,,,
,, gak tau sih awalnya gimana
rasanya ngebagiin nasi bagi yang membutuhkan, tapi setelah melewati
sepanjang jalan kenangan, keseruan itupun memuncakk,,,, jeng--jeng,,,,
#apasih in gak jelas (-_-")
yaaaaa,, diantara (jujur) takut ada yang apa-apain,, atau diantara jiwa petualangan dan sosial gue yang gak bisa di tandingi kekuatannya sampe bisa mendobrak penjara sel dihati gue , sampai-sampai mungkin jhincuriki -nya naruto kalah sama kekuatan jiwa yang gue
punya... (lha iya,, kan ampe sekarang tuh rubah yang berekor sama kayak
gumiho, masih terperangkap di sel nya naruto..... ya kan?!!!) itu yang
membuat cerita malam menjadi seru,,
yang dimana antara lain, cerita seru itu bisa dibuat point-point kayak gini :
*
udah pengalaman pertama yang diawali cerita yang membuat khawatir dari
adek sesama daerah yang nginap dikosan gue, sampai jiwa gue labil mau
ikut apa gak... tapi dengan "bujukan" temen gue yang ngajak, gue
akhirnya mau ikut juga, setelah gue ditawari 1 ton cokelat yang gak
bakalan habis kalau dikunyah (????)
* nongkrong 'sek' di
jalan Pahlawan, (jalan yang gak tau itu bisa istrahat dengan baik gak,
ddikarenakan setiap hari dari subuh ampe subuh lagi selalu adaaaaaaaaaa
ajah yang nongkrong)... buat celoteh-celoteh rak jelas ,
kenalin diri, (sehingga ngebuat gue sadar, ternyata umur gue lebih tua
dikit dibandingkan yang lain -_-") , berdoa, bagi nasi permotor (karena
kita touringnya pake motor),,, trusss caaaoooo dehhh
*tiba
di tempat upacara (nah lo??) maksdnya, sampe di tempat tujuan, baru deh
bagi-bagi nasi ke orang-orangnya,, dengan cara, jalan pelan-pelan,
negur, bangunin, bilang "maaf" trus senyum, ngasih nasinya sama air
minumnya ,, trus bilang "maaf" lagi,, trus caoo,, (kalau ada yang mau
minta lebih dari satu, gak dikasih, soalnya takut itu nasi bakalan
dijadiin sesajen,,,)
*nahh begitu terus selanjutnya,,,
hingga kamu bakalan nemuin kisah yang bisa dijadikan pelajaran,,, kayak
gue sama temen gue, pas ngasih nasi sama bapak-bapak yang duduk
diemperan toko _eh salah, tidur maksdnya,, udah pas dibangunin gantian
dia yang ngagetin gue, eh malah ujung-ujungnya curhat tentang anaknya di
desa,, yang kisahnya masih bisa memkan waktu 7 hari 7 malam *lebay---
tapi tetep ngebuat hati gue sama temen gue terpukul-pukul,, layaknya
meja yang di pukul sama si mantan anak buahnya eyang subur ituuu,, *mboh
lupa namanya siapa*
---- yang ngebuat "gue kangen teta di rumah"---
*sampe
cerita terakhir adalah, hampir terjerumus di yang namanya "nyasar"
masuk perumahan, akibat terpisah jauh dari personel lain,, yang sumpah
demi apa gak bisa di gapai, dan gak bisa nglambai-lambaiin tangan ke
kamera, soalnya kameranya kan gak ada,, ya udah bersyukur deh temen gue
satu motor ngerti jalan,,, :)
*end nya sih,,, pastilang mejeng muka di gadget orang (foto..!!!!!)
pokoknya
thanks banget--banget--benget,,, buat yang sudah sudi mengajak orang
labil, ababil, alay, dan gak jelas kayak saya, untuk ikut gabung di
acara yang super bermakana ini,,, :)
Komentar
Posting Komentar