“DEMOGRAFI dan KARAKTERISTIK KOTA”

I. DEMOGRAFI
Dalam Planologi atau ilmu perencanaan wilayah dan kota, Demografi tidaklah bisa di pisahkan. Demografi merupakan hal yang sangat penting dalam merencanakan sebuah kota, wilayah ataupun kawasan.
“Demografi, selain mempelajari tentang jumlah, namun juga tentang struktur seperti, komposisi penduduk dan perkembangannya dan perubahannya (multilingual Demografi Dictionary,1982), persebaran teritorial dan imigrasi”. Jadi kesimpulan yang dapat di ambil adalah Demografi mempelajari tentang struktur dan proses penduduk di sebuah wilayah, yang meliputi : jumlah, persebaran dan komposisi penduduk.Struktur penduduk ini dapat selalu berubah-rubah dan perubahan ini disebabkan karena proses demografi yaitu : kelahiran, kematian dan migrasi penduduk
Selain dari apa yang telah disebutkan diatas, ada penambahan struktur yaitu perilaku penduduk serta adanya akses yang di tembuh akibat adanya penyebaran penduduk. Planologi melihat demografi atau kependudukan di kaitkan dengan aspek keruangan, dimana aspek-aspek tersebut adalah Jumlah, mata pencaharian, serta kepadatan yang dimana aspek-aspek ini di bawa kearah spasial.
Adapun karakteristik yang dimiliki pleh demografi antara lain yaitu : size dan growth, population structure, population distribution, household composition, migration trends, dan challenges and strategic intervention.
II. KARAKTERISTIK KOTA
Karakteristik kota dapat di tinjau dari 3 aspek yaitu aspek fisik, aspek sosial, dan aspek ekonomi. Karakteristik kota sebagai sebuah konsep yang berkaitan dengan ruang sebagai tempat manusoa beraktivitas.
Kota jika dilihat dari aspek fisik adalah sebuah kawasan terbagun yang teletak saling berdekatan dan meluas dari pusat hingga ke wilayah pinggiran yang bias dikatakan wilayah geografisnya di dominasi oleh struktur binaan. Jika dilihat dari aspek sosial, kora merupakan konsentrasi penduduk yang dilihat dari segi mata pencaharian yang merupakan sebagian dari kependuduka dan dimana bertujuan untuk meningkatkan produktivitas melalu konsentrasi dan spesialisasi tenaga kerja. Lalu, kota dilihar dari aspek ekonomi, yaitu dimana memliki fungsi sebagai penghasil barang dan jasa yang dimna berguna untuk mendukung kehidupan penduduk serta keberlangsungan kota itu sendiri.
Dalam konteks ruang, kota merupakan satu sistem yang tidak berdiri sendiri, secara internal kota merupakan satu kesatuan sistem kegiatan fungsional di dalamnya, sementara secara ekstrnal, kota di pengaruhi oleh lingkungan sekitarnya.
Lalu unsur-unsur dalam perencanaan adalah berarti ; memilih, alat untuk mengalokasikan sumber daya, alat untuk mencapai tujuan, untuk masa yang akan datang. Sementara karakteristik dari perencanaan itu sendiri adalah ; mengarah sampai pencapaian tujuan, mengarah ke perubahan, pernyataan pilihan, rasionalitas dan tindakan kolektif sebagai dasar. Peerencanaan kota berorientasi pada aspek fisik dan spasial.

Komentar